35 Sesungguhnya laki-laki dan
perempuan yang muslim, laki-laki perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan
yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan
perempuan yang khusyu, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan
perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya,
laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah
menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.(QS. 33:35)
Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah
Al Ahzab 35
إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ
وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ
وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ
وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا
وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا (35)
Pada ayat ini Allah SWT menjelaskan sifat-sifat hamba-Nya yang akan diampuni
segala dosanya dan kesalahannya dan dimasukkan ke dalam surga. Sifat-sifat
mereka itu adalah sepuluh macam:
1. Taat dan tunduk kepada hukum agama Islam, baik dalam ucapan maupun dalam
perbuatan.
2. Membenarkan dan mempercayai ajaran Allah dan Rasul-Nya.
3. Selalu melaksanakan perintah-perintah agama dengan penuh kekhusyukan dan
ketenangan.
4. Selalu benar dalam ucapan dan perbuatan, hal mana menjadi tanda keimanan
yang sempurna, sebagaimana tersebut dalam sebuah hadis yang sahih, bahwa
Rasulullah saw bersabda "Peganglah kebenaran, bahwa kebenaran itu
membawa kebaikan, dan kebaikan akan membawa surga, dan jauhilah dusta, sebab
dusta itu membawa kedurhakaan dan kedurhakaan itu membawa ke neraka.
5. Sabar dalam menghadapi kesulitan dan penderitaan dalam melaksanakan
perintah Allah dan menahan syahwat dan hawa nafsu.
6. Khusyuk dan tawadu kepada Allah baik jasmani maupun rohani dalam
melaksanakan semua tugas dan kewajiban dan keikhlasan semata-mata untuk
mencari keridaan Allah SWT.
7. Bersedekah dengan harta dan memberi bantuan kepada mereka yang serba
kekurangan dan tidak mempunyai penghasilan.
8. Berpuasa yang dapat membantu menundukkan syahwat hawa nafsu sebagaimana
tercantum di dalam hadis, sabda Rasulullah saw: "Wahai sekalian pemuda,
siapa di antara kamu yang mampu untuk kawin silahkan kawin, karena perkawinan
itu lebih dapat menahan pandangan mata dan lebih memelihara kemaluan, dan
barangsiapa yang belum mampu, supaya berpuasa, karena berpuasa itu dapat
membendung syahwatnya".
9. Menjaga kemaluan dari segala perbuatan yang haram dan keji, sesuai dengan
firman Allah:
والذين هم لفروجهم حافظون إلا على أزواجهم أو ما ملكت أيمانهم فإنهم غير ملومين
فمن ابتغى وراء ذلك فأولئك هم العادون
Artinya:
Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka
atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak
tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah
orang-orang yang melampaui batas. (Q.S. Al Mu'minun: 5-7)
10. Selalu ingat kepada Allah dengan lidah dan hati dan sesuai dengan hadis
yang diriwayatkan dari Mujahid yang menyatakan, bahwa seorang itu belum
dinamakan orang yang banyak mengingati Allah kecuali bila sudah dapat
mengingat-Nya sambil berdiri, duduk dan berbaring. Abu Said Al-Khudri telah
meriwayatkan sebuah hadis, sabda Rasulullah saw:
إذا أيقظ الرجل امرأته من الليل فصليا ركعتين كان تلك الليلة من الذاكرين الله
كثيرا وذاكراته.
Artinya:
Apabila seorang suami membangunkan seorang istrinya di malam hari lalu mereka
salat tahajud. maka mereka berdua pada malam tersebut termasuk orang-orang
yang banyak mengingat Allah.
Dalam hadis yang lain dari Sahal bin Muaz Al Juhani dari ayahnya diriwayatkan
bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw:
أي المجاهدين أعظم أجرا يا رسول الله? قال صلى الله عليه وسلم: أكثرهم لله عز
وجل ذكرا. قال: أي الصائمين أكثر أجرا? قال صلى الله عليه وسلم: أكثرهم لله عز
وجل ذكرا ثم ذكر الصلاة والزكاة والحج والصدقة, كل ذلك يقول رسول الله صلى الله
عليه وسلم أكثرهم ذكرا. فقال أبو بكر لعمر رضي الله عنه: ذهب الذاكرون بكل خير,
فقال صلى الله عليه وسلم: أجل.
Artinya:
Pejuang-pejuang manakah yang paling besar pahalanya wahai Rasulullah? Nabi
saw menjawab: "Yang paling banyak ingatnya kepada Allah. Lalu ia
bertanya lagi: Cara orang yang berpuasa manakah yang paling besar pahalanya?
Nabi saw menjawab: "Yang paling banyak ingat kepada Allah. Kemudian dia
menyebutkan pula orang yang salat, berzakat, naik haji dan bersedekah, dan
pada kesemuanya itu Nabi saw mengatakan: Mereka yang paling banyak ingatnya
kepada Allah, sehingga Abu Bakar berkata kepada Umar: "Orang yang banyak
ingatnya kepada Allah telah membawa semua kebaikan. Dan Nabi saw menambahkan:
"Memang demikianlah.
Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Ahzab 35
إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ
وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ
وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ
وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا
وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا (35)
(Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan
yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya) (laki-laki
dan perempuan yang benar) dalam keimanannya (laki-laki dan perempuan yang
sabar) di dalam menjalankan ketaatan (laki-laki yang khusyuk) yang
merendahkan diri (dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang
bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan
yang memelihara kehormatannya) dari hal-hal yang diharamkan (laki-laki dan
perempuan yang banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk
mereka ampunan) dari perbuatan-perbuatan maksiat yang pernah mereka lakukan
(dan pahala yang besar) bagi amal ketaatan mereka.
|
0 komentar:
Poskan Komentar